5 Tips Agar Tetap Nyaman Beraktivitas di Tengah Bahaya Kabut Asap

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang selalu melanda Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera dan Kalimantan di musim kemarau, mengakibatkan munculnya kabut asap yang mengapung di udara. Kondisi ini tentunya akan sangat mengganggu manusia untuk bernafas dan memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan, karena menjadi penyebab utama penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Selain itu, kabut asap ini sudah barang tentu mengganggu dan menghambat berbagai aktivitas di luar ruangan, apalagi jika kabut asap mulai menebal dan mengurangi jarak pandang.

Kondisi seperti ini menyebabkan banyak orang yang dengan terpaksa membatasi aktivitasnya di luar rumah, untuk menghindarkan diri agar tidak terpapar bahaya kabut asap. Hanya saja, hal ini pun berdampak pada terganggunya rutinitas sehari-hari masyarakat, terutama dalam hal bekerja dan bersekolah.

Agar aktivitas dan produktivitas di luar ruangan tidak terganggu dan dampak buruk dari kabut asap dapat dikurangi, ada 5 tips sederhana yang dapat diterapkan, yaitu:

Konsumsi Sayuran, Buah dan Air Mineral dengan Porsi yang Ideal

Musim kemarau yang panas dan kabut asap yang mengganggu pernafasan tentu membuat tubuh kita cepat kehilangan cairan dan dehidrasi. Oleh sebab itu, konsumsi air mineral yang cukup adalah suatu keharusan. Selain untuk menghindari dehidrasi, air mineral juga berfungsi untuk melancarkan proses keluarnya toksin dari dalam tubuh. Sedangkan buah dan sayuran mengandung banyak vitamin dan anti-oksidan, sehingga bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan membuat daya tahan tubuh lebih kuat untuk menangkal virus serta penyakit akibat tercemarnya udara.

Perkuat Daya Tahan Tubuh dengan Multivitamin

Kabut asap adalah ancaman nyata bagi kesehatan manusia. Tidak hanya menjadi penyebab penyakit pernafasan, namun dapat pula membawa penyakit-penyakit lain. Oleh sebab itu, perkuat kondisi dan daya tahan tubuh terhadap penyakit dengan mengkonsumsi multivitamin. Tujuannya adalah untuk meningkatkan imunitas dan mencegah masuknya penyakit ke dalam tubuh.

Jika Merasa Tubuh Kurang Nyaman, Segera Periksa Kesehatan

Paparan kabut asap yang tebal, tidak hanya memberikan dampak buruk bagi kesehatan pernafasan. Lebih dari itu, partikel-partikel debu yang ikut terhirup pun akan menjadi radikal bebas di dalam tubuh dan dapat menjadi penyebab munculnya berbagai macam penyakit. Jika merasakan tubuh kurang nyaman, segera periksakan kondisi kesehatan. Jika didiamkan dan dibiarkan, justru akan menjadi penyakit.

Mengurangi Kecepatan Saat Berkendara

Kabut asap tebal mengakibatkan jarak pandang menjadi terbatas sehingga mengganggu penglihatan ketika berkendara. Kecepatan berkendara disarankan untuk diperlambat, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan. 

Selalu Gunakan Masker Ketika di Luar Ruangan

Karena di luar ruangan kita terkepung oleh kabut asap tebal yang dapat mengganggu pernafasan, maka sangat diharuskan untuk menggunakan masker. Jenis masker pun harus diperhatikan, setidaknya gunakan masker jenis N95 untuk kondisi kabut asap tebal akibat karhutla. Tingkat perlindungan dari masker N95 cukup tinggi, apabila penggunaannya dilakukan dengan benar.

Itulah 5 tips sederhana agar kita tetap aktif dan produktif, meskipun aktivitas sehari-hari kita dihantui oleh kabut asap tebal yang terbang bebas di udara, akibat pembakaran hutan dan lahan. Semoga bermanfaat.

 

Referensi : m.detik.com/health

Picture: inews.id

Author : Eko Daido

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments
Asif Falak - Oct 5, 2019, 7:50 AM - Add Reply

Good

You must be logged in to post a comment.

You must be logged in to post a comment.

About Author
Eko
Eko

Simple

Recent Articles
Oct 11, 2019, 4:41 PM - ZaryabKhan
Oct 10, 2019, 12:09 PM - ZaryabKhan
Oct 10, 2019, 12:07 PM - Delva Fredo
Most Popular
Sep 13, 2019, 4:32 PM - Zain Muhammad
Sep 4, 2019, 1:07 PM - Moulay
Sep 5, 2019, 7:11 AM - jorge amin mattar cañavera